Sedikit Tentang Saya

Foto saya
Semarang, Jawa Tengah, Indonesia

Kamis, 13 Desember 2012

SISTEM PEMERINTAHAN INDONESIA




TUGAS INDIVIDU
pendidikAN KEWARGANEGARAAN

Description: D:\RISMA\logo-logo\logo.jpg











DISUSUN OLEH:


NAMA       : Rismawati
NO             :25
KELAS     : XIIA2


SMA NEGERI 1 SUKODONO
TAHUN AJARAN 2012/2013

SISTEM PEMERINTAHAN INDONESIA
SEBELUM DAN SESUDAH DIAMANDEMEN

Sistem Pemerintahan Negara Indonesia Berdasar UUD 1945 sebelum Diamandemen.

Sistem pemerintahan ini tertuang dalam penjelasan UUD 1945 tentang 7 kunci pokok sistem pemerintahan. Yaitu :

• Indonesia adalah Negara yang berdasar atas hukum (rechtsstaat)
• Sistem Konstitusional.
• Kekuasaan tertinggi di tangan MPR
• Presiden adalah penyelenggara pemerintah Negara yang tertinggi di bawah MPR.
• Presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR.
• Menteri Negara adalah pembantu presiden, dan tidak bertanggung jawab terhadap DPR.
• Kekuasaan Kepala Negara tidak tak terbatas.

Berdasarkan tujuh kunci pokok tersebut, sistem pemerintahan Indonesia menurut UUD 1945 menganut sistem pemerintahan presidensial.
Sistem pemerintahan ini dijalankan semasa Orde Baru dibawah kepemimpinan Presiden Suharto.
Ciri dari sistem pemerintahan presidensial ini adalah adanya kekuasaan yang amat besar pada lembaga kepresidenan.


Pada saat sistem pemerintahan ini, kekuasaan presiden berdasar UUD 1945 adalah sebagai berikut :

• Pemegang kekuasaan legislative.
• Pemegang kekuasaan sebagai kepala pemerintahan.
• Pemegang kekuasaan sebagai kepala Negara.
• Panglima tertinggi dalam kemiliteran.
• Berhak mengangkat & melantik para anggota MPR dari utusan daerah atau golongan.
• Berhak mengangkat para menteri dan pejabat Negara.
• Berhak menyatakan perang, membuat perdamaian, dan perjanjian dengan Negara lain.
• Berhak mengangkat duta dan menerima duta dari Negara lain.
• Berhak memberi gelaran, tanda jasa, dan lain – lain tanda kehormatan.
• Berhak memberi grasi, amnesty, abolisi, dan rehabilitasi.

Dampak negative yang terjadi dari sistem pemerintahan yang bersifat presidensial ini adalah sebagai berikut :

• Terjadi pemusatan kekuasaan Negara pada satu lembaga, yaitu presiden.
• Peran pengawasan & perwakilan DPR semakin lemah.
• Pejabat – pejabat Negara yang diangkat cenderung dimanfaat untuk loyal dan mendukung kelangsungan kekuasaan presiden.
• Kebijakan yang dibuat cenderung menguntungkan orang – orang yang dekat presiden.
• Menciptakan perilaku KKN.
• Terjadi personifikasi bahwa presiden dianggap Negara.
• Rakyat dibuat makin tidak berdaya, dan tunduk pada presiden.

Dampak positif yang terjadi dari sistem pemerintahan yang bersifat presidensial ini adalah sebagai berikut :

• Presiden dapat mengendalikan seluruh penyelenggaraan pemerintahan.
• Presiden mampu menciptakan pemerintahan yang kompak dan solid.
• Sistem pemerintahan lebih stabil, tidak mudah jatuh atau berganti.
• Konflik dan pertentangan antar pejabat Negara dapat dihindari.

Indonesia memasuki era reformasi. Dimana bangsa Indonesia ingin dan bertekad untuk menciptakan sistem pemerintahan yang demokratis. Oleh karena itu perlu disusun pemerintahan berdasarkan konstitusi (konstitusional).
 Yang bercirikan sebagai berikut :
• Adanya pembatasan kekuasaan ekskutif.
• Jaminan atas hak – hak asasi manusia dan warga Negara.

II. Sistem Pemerintahan Negara Indonesia Berdasar UUD 1945 setelah Diamandemen.

Pokok – pokok sistem pemerintahan ini adalah sebagai berikut :

• Bentuk Negara kesatuan dengan prinsip otonomi yang luas. Wilayah Negara terbagi menjadi beberapa provinsi.
• Bentuk pemerintahan adalah Republik.
• Sistem pemerintahan adalah presidensial.
• Presiden adalah kepala Negara sekaligus kepala pemerintahan.
• Kabinet atau menteri diangkat oleh presiden dan bertanggung jawab kepada presiden.
• Parlemen terdiri atas dua (bikameral), yaitu DPR dan DPD.
• Kekuasaan yudikatif dijalankan oleh mahkamah agung dan badan peradilan di bawahnya.

Sistem pemerintahan ini pada dasarnya masih menganut sitem presidensial. Hal ini terbukti dengan presiden sebagai kepala Negara dan kepala pemerintahan. Presiden juga berada di luar pengawasan langsung DPR dan tidak bertanggung jawab terhadap parlemen.

Beberapa variasi dari sistem pemerintahan presidensial di Indonesia adalah sebagai berikut :

• Presiden sewaktu – waktu dapat diberhentikan MPR atas usul dan pertimbangan dari DPR.
• Presiden dalam mengangkat pejabat Negara perlu pertimbangan dan/atau persetujuan DPR.
• Presiden dalam mengeluarkan kebijakan tertentu perlu pertimbangan dan/atau persetujuan DPR.
• Parlemen diberi kekuasaan yang lebih besar dalam hal membentuk undang – undang dan hak budget (anggaran).

ALASAN UUD 1945 DIAMANDEMEN

Dengan demikian, ada perubahan – perubahan baru dalam sistem pemerintahan Indonesia.
Hal itu diperuntukkan dalam memperbaiki sistem presidensial yang lama. Perubahan baru tersebut, antara lain adanya pemilihan presiden secara langsung, sistem bicameral, mekanisme check and balance, dan pemberian kekuasaan yang lebih besar kepada parlemen untuk melakukan pengawasan dan fungsi anggaran.

Alasan dilakukannya amandemen terhadap UUD 1945: Karena UUD 1945 merupakan hukum dasar tertulis yang dijadikan landasan dalam; penyelenggaraan Negara maka harus sesuai dengan aspirasi tuntutan kehidupan masyarakat Indonesia. Mengingat kehidupan masyarakat Indonesia yang selalu tumbuh dan berkembang sesuai dengan peradaban manusia pada umumnya maka UUD 1945 diamandemen oleh MPR. Perubahan UUD 1945 memiliki arti yang sangat penting dalam kehidupan bangsa Indonesia; Karena menghilangkan pandangan adanya keyakinan bahwa UUD 1945 merupakan hal yang sacral, tidak bisa diubah, diganti, dikaji mendalam tentang kebenaran seperti doktrin yang diterapkan pada masa orde baru; Karena perubahan UUD 1945 memberikan peluang kepada bangsa Indonesia untuk membangun dirinya atau melaksanakan pembangunan yang sesuai dengan kondisi dan aspirasi masyarakat; Karena perubahan UUD 1945 mendidik jiwa demoktrasi yang sudah dipelopori oleh MPR pada waktu mengadakan perubahan UUD itu sendiri, sehingga lembaga Negara, badan badan lainnya serta dalam kehidupan masyarakat berkembang jiwa demokrasi; Karena perubahan UUD 1945 menghilangkan kesan jiwa UUD 1945 yang sentralistik dan otoriter sebab dengan adanya amandemen UUD 1945 masa jabatan presiden dibatasi, kekuasaan presiden dibatasi, system pemerintahan dsentralisasi dan otonomi; Karena perubahan UUD 1945 menghidupkan perkembangan politik kea rah keterbukaan; Karena perubahan UUD 1945 mendorong para cendekiawan dan berbagai tokoh masyarakat untuk lebih proaktif dan kreatif mengkritisi pemerintah (demi kebaikan) sehingga mendorong kehidupan bangsa yang dinamis (berkembang) dalam segala bidang, baik politik, ekonomi, social budaya sehingga dapat mewujudkan kehidupan yang maju dan sejahtera sejajar dengan bangsa-bangsa lain yang telah maju.
Adapun isi pokok UUD 1945 hasil amandemen meliputi bentuk dan kedaulatan, MPR kekuasaan pemerintahan Negara, kementerian Negara, pemerintahan Negara, DPR, DPRD pemilu, hal keuangan. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kekuasaan kehakiman, wilayah Negara, warga Negara dan penduduk, HAM, agama pertahanan dan keamanan Negara, pendidikan dan kebudayaan, perekonomian dan kesejahteraan social, bendera, bahasa, lambing Negara, lagu kebangsaan, dan perubahan undang-undang dasar. Disamping itu, dalam UUD 1945 hasil amandemen juga terdapat tiga pasal aturan peralihan dan dua pasal aturan tambahan. Adapun tentang dewan pertimbangan Agung (DPA), dilakukan penghapusan . selain DPA, bagian penjelasan juga dihapus. Sehingga UUD 1945 hasil amandemen hanya terdiri dari pembukaan dan pasal-pasal (pasal II aturan tambahan). Tidak ada lagi bagian penjelasan.





TUGAS DARI MA, MK DAN KY

Tugas Dan Wewenang Mahkamah Agung

Pengadilan tingkat kasasi adalah pengadilan tingkat akhir yang disediakan warga yang melakukan upaya hukum dari semua lingkungan peradilan. Upaya hukum dari semua peradilan kasasi yang dilakukan oleh Mahkamah Agung. Berdasarkan pasal 24 A ayat 1 UUD 1945, Mahkamah Agung diamati oleh dua kewenangan, yaitu:
1.       Kewenangan mengadili pada tingkat kasasi .
2.       Kewenangan menguji secara materil peraturan perundang-undangan di bawah UU, dan mempunyai wewenang lainnya yang diberikan oleh UU.
3.         Mengajukan 3 orang anggota Hakim Konstitusi.
4.       Memberikan pertimbangan dalam hal Presiden memberikan grasi  dan rehabilitasi.
5.       Mengawasi dan memimpin jalannya perelihan pemerintahan pada seluruh tingkat Pengadilan.

Mahkamah Agung memiliki 4 lingkungan peradilan , yaitu : peradilan umum, peradilan militer, peradilan agama dan peradilan tata usaha negara (PTUN). Fungsi Mahkamah Agung menurut UUD 1945 ada 5, yaitu:

A.    Fungsi Peradilan
• Sebagai Pengadilan Negara Tertinggi, Mahkamah Agung merupakan pengadilan kasasi yang bertugas membina keseragaman dalam penerapan hukum melalui putusan kasasi dan peninjauan kembali menjaga agar semua hukum dan undang-undang diseluruh wilayah negara RI diterapkan secara adil, tepat dan benar.
• Disamping tugasnya sebagai Pengadilan Kasasi, Mahkamah Agung berwenang memeriksa dan memutuskan pada tingkat pertama dan terakhir
- semua sengketa tentang kewenangan mengadili. permohonan peninjauan kembali putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap (Pasal 28, 29,30,33 dan 34 Undang-undang Mahkamah Agung No. 14 Tahun 1985)
- semua sengketa yang timbul karena perampasan kapal asing dan muatannya oleh kapal perang
- Republik Indonesia berdasarkan peraturan yang berlaku (Pasal 33 dan Pasal 78 Undang-undang Mahkamah Agung No 14 Tahun 1985)
• Erat kaitannya dengan fungsi peradilan ialah hak uji materiil, yaitu wewenang menguji/menilai secara materiil peraturan perundangan dibawah Undang-undang tentang hal apakah suatu peraturan ditinjau dari isinya (materinya) bertentangan dengan peraturan dari tingkat yang lebih tinggi (Pasal 31 Undang-undang Mahkamah Agung Nomor 14 Tahun 1985).

B. Fungsi Pengawasan
• Mahkamah Agung melakukan pengawasan tertinggi terhadap jalannya peradilan di semua lingkungan peradilan dengan tujuan agar peradilan yang dilakukan Pengadilan-pengadilan diselenggarakan dengan seksama dan wajar dengan berpedoman pada azas peradilan yang sederhana, cepat dan biaya ringan, tanpa mengurangi kebebasan Hakim dalam memeriksa dan memutuskan perkara (Pasal 4 dan Pasal 10 Undang-undang Ketentuan Pokok Kekuasaan Nomor 14 Tahun 1970).


• Mahkamah Agung juga melakukan pengawasan :
- Terhadap pekerjaan Pengadilan dan tingkah laku para Hakim dan perbuatan Pejabat Pengadilan dalam menjalankan tugas yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas pokok Kekuasaan Kehakiman, yakni dalam hal menerima, memeriksa, mengadili, dan menyelesaikan
- setiap perkara yang diajukan kepadanya, dan meminta keterangan tentang hal-hal yang bersangkutan dengan teknis peradilan serta memberi peringatan, teguran dan petunjuk yang diperlukan tanpa mengurangi kebebasan Hakim (Pasal 32 Undang-undang Mahkamah Agung Nomor 14 Tahun 1985).
- Terhadap Penasehat Hukum dan Notaris sepanjang yang menyangkut peradilan (Pasal 36 Undang-undang Mahkamah Agung Nomor 14 Tahun 1985).

C. Fungsi Mengatur
• Mahkamah Agung dapat mengatur lebih lanjut hal-hal yang diperlukan bagi kelancaran penyelenggaraan peradilan apabila terdapat hal-hal yang belum cukup diatur dalam Undang-undang tentang Mahkamah Agung sebagai pelengkap untuk mengisi kekurangan atau kekosongan hukum yang diperlukan bagi kelancaran penyelenggaraan peradilan (Pasal 27 Undang-undang No.14 Tahun 1970, Pasal 79 Undang-undang No.14 Tahun 1985).
• Mahkamah Agung dapat membuat peraturan acara sendiri bilamana dianggap perlu untuk mencukupi hukum acara yang sudah diatur Undang-undang.

D. Fungsi Nasehat
• Mahkamah Agung memberikan nasihat-nasihat atau pertimbangan-pertimbangan dalam bidang hukum kepada Lembaga Tinggi Negara lain (Pasal 37 Undang-undang Mahkamah Agung No.14 Tahun 1985). Mahkamah Agung memberikan nasihat kepada Presiden selaku Kepala Negara dalam rangka pemberian atau penolakan grasi (Pasal 35 Undang-undang Mahkamah Agung No.14 Tahun 1985). Selanjutnya Perubahan Pertama Undang-undang Dasar Negara RI Tahun 1945 Pasal 14 Ayat (1), Mahkamah Agung diberikan kewenangan untuk memberikan pertimbangan kepada Presiden selaku Kepala Negara selain grasi juga rehabilitasi. Namun demikian, dalam memberikan pertimbangan hukum mengenai rehabilitasi sampai saat ini belum ada peraturan perundang-undangan yang mengatur pelaksanaannya.
• Mahkamah Agung berwenang meminta keterangan dari dan memberi petunjuk kepada pengadilan disemua lingkunga peradilan dalam rangka pelaksanaan ketentuan Pasal 25 Undang-undang No.14 Tahun 1970 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Kekuasaan Kehakiman. (Pasal 38 Undang-undang No.14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung).

E. Fungsi Administratif
• Badan-badan Peradilan (Peradilan Umum, Peradilan Agama, Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara) sebagaimana dimaksud Pasal 10 Ayat (1) Undang-undang No.14 Tahun 1970 secara organisatoris, administrative dan finansial sampai saat ini masih berada dibawah Departemen yang bersangkutan, walaupun menurut Pasal 11 (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 1999 sudah dialihkan dibawah kekuasaan Mahkamah Agung.
• Mahkamah Agung berwenang mengatur tugas serta tanggung jawab, susunan organisasi dan tata kerja Kepaniteraan Pengadilan (Undang-undang No. 35 Tahun 1999 tentang Perubahan Atas Undang-undang No.14 Tahun 1970 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Kekuasaan Kehakiman).


Tugas Dan Wewenang Mahkamah Konstitusi
Mahkamah Konstitusi berwenang mengadili pada tingkat pertama dan terakhir dimana keputusannya bersifat final. Kewenangannya seperti yang diatur pada pasal 24 C ayat 1 UUD 1945 yng memutuskan bahwa mahkamah konstitusi berwenang sebagai :
1.       Menguji UU terhadap UU
2.       Memutuskan sengketa kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan UUD
3.       Memutuskan perselisihan tentang hasil pemilihan umum
4.       Memutus pembubaran partai politik.
Kewajiban Mahkamah Konstitusi adalah memberikan keputusan tas pendapat DPR mengenai dugaan pelanggaran oleh presiden dan wakil presiden menurut UUD 1945 sebelum pendapat tersebut dapat diusulkan untuk memberhentikan presiden dan wakil presiden oleh MPR. MK berfungsi sebagai pengawal konstitusi, penafsiran konstitusi, pengawal demokrasi dan pelindung hak konstitusional warga negara.

Tugas Dan Wewenang Komisi Yudisial
Tujuan Komisi Yudisial
1.       Agar dapat melakukan monitoring secara intensif terhadap penyelengaraan kekuasaan kehakiman dengan melibatkan unsur-unsur masyarakat .
2.       Meningkatkan efisiensi dan efektifitas kekuasaan kehakiman baik yang menyangkut rekruitmen hakim agung maupun monitoring parilaku hakim.
3.       Menjaga kualitas dan konsistensi keputusan lembaga peradilan, karena senantiasa diawasi secara intensif oleh lembaga yang benar-benar independen.
4.       Menjadi penghubung antara kekuasaan pemeririntah dan kekuasaan kehakiman untuk menjamin kemandirian kekuasaan kehakiman.
Wewenang Komisi Yudisial
Komisi Yudisial berwenang mengusulkan pengangkatan hakim agung dan wewenang lain dalam rangka menjaga dan menegakkan kehormatan, keluhuran martabat, serta perilaku hakim.
Tugas Komisi Yudisisal

1. Mengusulkan Pengangkatan Hakim Agung Komisi Yudisial mempunyai tugas:
a. Melakukan pendaftaran calon Hakim Agung;
b. Melakukan seleksi terhadap calon Hakim Agung;
c. Menetapkan calon Hakim Agung; dand. Mengajukan calon Hakim Agung ke DPR.
2. Menjaga dan Menegakkan Kehormatan, Keluhuran Martabat Serta Perilaku HakimKomisi Yudisial mempunyai tugas:
a. Menerima laporan pengaduan masyarakat tentang perilaku hakim,
b. Melakukan pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran perilaku hakim, dan
c. Membuat laporan hasil pemeriksaan berupa rekomendasi yang disampaikan kepadaMahkamah Agung dan tindasannya disampaikan kepada Presiden dan DPR.
3.Mengusulkan calon hakim agung kepada DPR untuk mendapat kan persetujuan dan selanjut nya ditetapkan sebagai hakim agung oleh presiden.4. Menjaga dan menegakkan kehormatan, keluhuran, martabat serta perilaku hakim.



FAKTOR PENGARUH UUD 1945 DIAMANDEMEN
Beberapa masalah yang dikemukakan di atas tentu saja dengan memahami, bahwa amandemen tidak semata-mata hanya pemenuhan syarat terhadap pasal 37 yang mencantumkan persyaratan dan mekanisme pengubahan UUD oleh/ di MPR. "Tetapi harus memenuhi syarat filosofis, sosiologis, yuridis, dan Politis, dan yang paling penting apakah rakyat membutuhkannya.

UUD 1945: SEBAGAI KONSTITUSI.

Amandemen UUD 1945 yang sudah berlansung sebanyak empat kali sejak era reformasi bergulir, dan kini berkembang lagi gagasan untuk mengandemen UUD 1945 yang kelima. Bagi saya melakukan amandemen terhadap UUD 1945 dalam waktu yang relative singkat dari satu amandemen ke amandemen yang lainnya, ia sebenarnya pekerjaan yang penuh resiko dan resiko itu cenderung hanya dapat dielimnir di atas kertas dan konseptual. Dibalik yang tampak bisa diatasi ada resiko jangka panjang yang harus dibayar mahal. Ujungnya mungkin penyelesalan.

Hal itu tentu saja apabila dipahami bahwa UUD 1945 telah menjadi darah kehidupan bangsa Indonesia dan menjadi urat nadi ketatanegaraan Indonesia selama puluhan tahun. Sebagai sebuah konstitusi, UUD 1945 tentulah tidak bisa diperlakukan, apalagi disentuh sebagaimana kita memperlakukan dan menyentuh UU. Namun, bila dicermati, keinginan-keinginan untuk mengamademen UUD 1945 masih terus bergulir, ia setidaknya sebagai refleksi atas ketidak-tuntasan atau pun sebagai respon atas gagasan-gasasan yang belum tertampung dalam amandemen UUD 1945 yang sudah berlansung. Setidaknya inilah yang menjadi alasan mengapa UUD 1945 saat diperlakukan layaknya sebagai sebuah UU dan terbaikan sebagai sebuah konstitusi.

Di dalam dunia politik istilah konstitusi biasanya sekurang-kurangnya dipergunakan untuk melukiskan seluruh sistem pemerintahan suatu negara, yaitu kumpulan ketentuan-ketentuan tentang menetapkan dan yang mengatur pemerintahan. Ketentuan-ketentuan ini sebagian bersifat aturan hukum dan sebagian bersifat non legal atau ektra legal. Â Dengan demikian tidak heran apabila kemudian dinyatakan banyak ahli, bahwa sebuah konstitusi atau UUD merupakan kristalisasi dari berbagai pemikiran politik ketika negara akan didirikan atau ketika konstitusi itu disusun. Setelah itu konstitusi mempunya kedudukan sangat penting karena ia harus menjadi landasan penyelenggaraan negara dari berbagai segi sehingga setiap tingkah laku atau kebijaksanaan politik dari setiap pemimpin negara akan senantiasa terlihat relevansinya dengan ketentuan undang-undang dasar (Moh.Mahfud MD:2000;40).

Karena konstitusi itu merupakan kristalisasi dari berbagai pemikiran politik, maka sebuah konstitusi bukan sekedar aturan belaka mengenai ketatanegaraan. Konstitusi sebagai hukum dasar (induk seluruh ketentuan hukum di sebuah negara) merefleksikan banyak hal penting bagi negara bersangkutan. Sebagian substansi konstitusi merefleksikan hal-hal yang monumental dimasa lalu, masa kini dan harapan masa datang.

Memahami eksistensi yang demikian, maka jelas dalam sebuah konstitusi terkandung suatu ideologi dari bangsa negara. Karenanya tidak heran kalau bangsa tertentu memandang konstitusi seakan-akan sebagai barang keramat yang tidak dapat disentuh. Demikian pula halnya dengan UUD 1945 sebagai konstitusi negara Indonesia, ia merupakan kristalisasi ide-ide tentang negara menjelang lahirnya negara Indonesia. Ide-ide tentang negara itu tidak dapat dilepaskan dari ideologi yang hidup dan tumbuh dalam diri bangsa Indonesia.

UUD 1945 sebagai sebuah konstitusi, maka jelas amandemen terhadapnya tidak boleh didorong kebutuhan-kebutuhan temporer, sesaat dan apalagi semata-mata dilatar belajangi kepentingan politik praktis dan berkaitan dengan kekuasaan

Disisi lain, karena konstitusi adalah karya manusia maka tentunya tidak tidak lepas dari kekurangan-kekurangan. Ia juga bukan sebuah dogma yang harus berlaku abadi tanpa diutak-atik. Dimanika kehidupan sosial bergerak begitu cepat sering kali tidak bisa diprediksikan para pembuat konstitusi pada saat konstitusi disusun. Terhadap hal ini Lito Exposto mengemukakan, bahwa Konstitusi pada kurun waktu tertentu mungkin dianggap sempurna tetapi pada lain waktu dianggap tidak memadai lagi. Beberapa ahli menyebut bahwa perubahan itu penting karena dua hal: (a) ia sesungguhnya adalah hasil sebuah kompromi dari beberapa kekuatan politik dengan kepentingan-kepentingan yang berbeda dan (b) kemampuan para penyusunnya yang terbatas. Oleh karena itu, sebuah konstitusi tidak dapat berlaku seterusnya tanpa perubahan.


AMANDEMEN UUD 1945 : EVALUASI

Seperti dikemukakan sebelumnya, bahwa sebuah konstitusi tidak dapat berlaku seterusnya tanpa perubahan, Masalahnya mengapa diperlukan perubahan terhadap UUD 1945 dan untuk kepentingan apa ?

Dua hal penting yang mendasari perubahan UUD sebagaimana dikemukakan Lito Exposto, jika dihubungkan dengan amandemen UUD 1945 sepertinya relevan. Disisi lain secara historis UUD 1945 pada waktu ditetapkan sebagai konstitusi Negara Indonesia tanggal 18 Agustus 1945 dikatakan oleh Ir. Soekarno sebagai UUD sementara, tetapi ini acapkali dijadukan dalil untuk mematahkan kalangan yang tidak menginginkan amandemen terhadap UUD 1945.

Tampa mempersoalkan lebih jauh apa yang menjadi latar belakang di amandemen 1945, yang pasti amandemen terhadap UUD 1945 yang sudah berlansung sebanyak 4 kali telah membahwa perubahan yang mendasar dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Menurut Jimly Assihddiqie, perubahan-perubahan itu juga mempengaruhi struktur dan mekanisme structural organ-organ negara Republik Indonesia yang tidak dapat lagi dijelaskan menurut cara berpikir lama.

Banyak pokok-pokok pikiran baru yang diadopsikan ke dalam kerangka UUD 1945 itu. Empat diantaranya adalah (a) penegasan dianutnya citademokrasi dan nomokrasi secara sekaligus dan saling melengkapi secara komplamenter; (b) pemisahan kekuasaan dan prinsip checks and balances(c) pemurnian system pemerintah presidential; dan (d) pengeuatan cita persatuan dan keragaman dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Jika naskah asli UUD 1945 berisi 71 butir ketentuan, maka setelah empat kali mengalami perubahan, kini jumlah materi muatan UUD 1945 seluruhnya mencakup 199 butir ketentuan.

Dari sejumlah amandademen yang telah dilakukan yang telah melahirkan mendasar dalam system ketenanegaraan Indonesia, memerlukan evaluasi dan optimaisasi, sebelum berfikir untuk melakukan amandemen ke lima, Kenapa ? Dari empat kali amandemen saja, beban dan pkerjaan ketatanegaraan yang harus dibenahi dan dipikul bangsa Indonesia agaknya sudah cukup berat. Sekurang-kurangnya sampai saat ini, amandemen yang sudah ada saja belum seluruh masyarakat mengetahui dan memahaminya.



Sabtu, 28 April 2012

LAPORAN STUDY TOUR de BALI


LAPORAN STUDY TOUR



bali_headline


ke




Disusun oleh:
1.       Devi Anika Damayanti (03)
2.      Diana Ida Mawarni        (05)
3.      Rismawati                        (25)
4.     Siti Zulaikhah                  (26)

SMA NEGERI 1 SUKODONO
Tahun Ajaran 2011/2012
PERSEMBAHAN
Karya Tulis ini disusun untuk melengkapi tugas karya tulis Bahasa Indonesia yang merupakan tugas akhir semester genap serta diwajibkan bagi siswa kelas XI IPA maupun IPS SMA Negeri 1 Sukodono sebagai syarat kenaikan kelas, tetapi juga sebagai sarana untuk menambah wawasan dan pengetahuan serta lebih mencintai keindahan alam Negara kita diantaranya Pulau Bali.
Maka kami ucapkan terima kasih kepada :
Ø  Kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Ø  Kedua Orang Tua Penulis yang selalu mernberikan dukungan do'a dan yang telah membiayai Penulis selama ini. Beliau juga yang selalu mencurahkan kasih sayangnnya dan pengorbanan yang begitu besar bagi Penulis.
Ø  Bapak Tri Hartanto,S.Pd,M.Pd selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sukodono yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk mengikuti kegiatan karya wisata di Pulau Bali.
Ø  Ibu Rahayu Wijiastuti,S.Pd selaku wali kelas XI IPA2
Ø  Bapak Agus Suparno,S.Pd selaku guru Bahasa Indonesia XI IPA2 yang telah memberikan pengarahan dalam penyusunan karya tulis ini.
Ø  Bapak dan Ibu Guru pembimbing yang telah menjaga, mendampingi, dan memotivasi kami selama perjalanan karya wisata ke Pulau Bali.
Ø  Afsana Tour selaku Biro Tour Trevel kami.
Ø  Semua pihak yang telah membantu kami dalam penyusunan karya tulis ini sehingga karya tulis ini dapat terselesaikan dengan baik.
Ø  Seluruh pembaca yang budiman.





HALAMAN PENGESAHAN

            Laporan study tour ini yang merupakan tugas wajib Bahasa Indonesia siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sukodono Tahun Ajaran 2011/2012, Kami siswa kelas XI IPA 2 yang beranggotakan 4 siswa yaitu:
1.      Devi Anika Damayanti
2.      Diana Ida Mawarni
3.      Rismawati
4.      Siti Zulaikhah
dengan tujuan study tour ke Bali yang dilaksanakan pada tanggal 10-14 Maret 2012 dengan kunjungan di berbagai obyek wisata di Bali telah selesai kami susun.
Laporan study tour telah di konsultasikan kepada Guru Pembimbing serta telah disetujui dan disahkan guna melengkapi tugas akhir semester genap.
                                                                                   

Disahkan pada :
                                                                                    Hari                 :
                                                                                    Tanggal           :     April 2012


Pembimbing,                                                               Wali Kelas,



Agus Suparno,S.Pd                                                     Rahayu Wijiastuti,S.Pd
NIP.                                                                      NIP.




MOTTO

*      Allah menginginkan orang yang beriman diantara kamu & orang-orang yang diberi pengetahuan berapa derajat.
*      Koreksilah diri anda sendiri sebelum mengoreksi orang lain.
*      Jangan mencampuradukkan antara dugaan dan kepastian.
*      Dan bersama kesukaran pasti ada kemudahan. Karena itu bila selesai suatu tugas mulailah tugas yang lain dengan sungguh-sungguh. Hanya kepada Tuhanmu hendaknya kau berharap.
*      Kesalahan adalah pengalaman dan pengalaman guru yang berharga.
*      Ilmu tanpa diamalkan ibarat pohon tak berbuah.
*      Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda.
*      Memperoleh kemenangan lantaran bertambah seorang teman lebih berharga dari pada kemenangan cinta dari seorang perempuan.
*      Kegagalan adalah keberuntungan yang tertunda.
*      Menjadi lebih baik dari kemarin.
*      Be your self.
*      Cintailah pribadi yang membuat kita menjadi pribadi tangguh.
*      Sebaik-baik teman adalah yang dapat dipercaya.
*      Sungguh, Allah tidak akan mengubah nasib suatu sampai mereka sendiri mengubah nasib suatu kaum sampai mereka sendiri mengubah dirinya.







KATA PENGANTAR

Dengan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan taufik dan hidayah-Nya, sehingga Laporan Karya Wisata ke Pulau Bali ini dapat terselesaikan.
Karya wisata ke Pulau Bali ini sangat diperlukan karena bisa memotivasiseluruh siswa agar lebih bisa memahami arti budaya di setiap daerah. Di dalam buku ini juga terdapat penanaman akan nilai-nilai edukasi dan estetikayang berakar pada tradisi budaya bangsa. Hal ini juga sangat berguna bagisiswa dalam proses penanaman jati diri bangsa. Oleh karena itu, adanya laporan karya tulis ke Pulau Bali ini bisa menunjang motivasi siswa.
Penulis menyadari bahwa sebagai manusia yang memiliki keterbatasan,
tentu hasil karya ini tidak luput dari kesalahan. Sesuai kata pepatah "TiadaGading Yang Tak Retak" dan sesuai kata orang bijak, tiada yang sempurnadalam hidup. Dengan segala kerendahan hati Penulis mohon kritik dan saran yangbisa membantu memperbaiki kesalahan yang ada pada laporan karya tulis ini. Dan atas kritik dan sarannya, Penulis ucapkan banyak terima kasih. Dengan upaya dan semangat meningkatkan ilmu pengetahuan. Semoga karya Penulis ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Amien............

Sukodono,       April 2012

Penulis






DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL............................................................................ i
HALAMAN PERSEMBAHAN.......................................................... ii
HALAMAN PENGESAHAN.............................................................. iii     
MOTTO................................................................................................. iv     
KATA PENGANTAR.......................................................................... v      
DAFTAR ISI......................................................................................... vi     
BAB I PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang.................................................................. 1      
B.     Tujuan Study Tour............................................................ 2      
C.    Manfaat Study Tour.......................................................... 2      
BAB IIISI
1.      Tanah Lot.................................................................................. 3
2.      Tanjung Benoa.......................................................................... 5
3.      Pantai Kuta................................................................................ 5
4.      Krisna......................................................................................... 6
5.      Tari Barong............................................................................... 7
6.      Cening Bagus............................................................................. 9
7.      Museum Renon.......................................................................... 10
8.      Pasar Sukowati.......................................................................... 11
9.      Pantai Sanur.............................................................................. 12
10.  Sangeh........................................................................................ 14
11.  Joger........................................................................................... 15
12.  Bedugul...................................................................................... 18
BAB III PENUTUP
A.    Kesimpulan......................................................................... 20    
B.     Saran................................................................................... 21    
LAMPIRAN
A.    Jadwal kegiatan................................................................... 22              
B.     Dokumentasi........................................................................ 25             

BAB I
PENDAHULUAN

A.    LATAR  BELAKANG
Bali merupakan salah satu pulau di Indonesia yang mempunyai beragam budaya, tradisi dan adat istiadat yang khas. Disetiap rumah di Bali terdapat tempat ibadah yang berada di depan rumah penduduk. Penduduk melakukan ritual tersebut secara rutin.Di Bali juga terdapat adat istiadat yang sangat mencolok yaitu upacara ngaben atau upacara pembakaran mayat.Tidak semua penduduk melakukan upacara tersebut, seringnya dilakukan oleh orang-orang atau keluarga yang berada dan keturunan bangsawan.
Mayoritas agama di Bali adalah Hindu, sebagiannya beragama Islam dan Budha. Bali terbagi menjadi 52 kecamatan, yang terdiri dari 8 Kabupaten dan 1 kota Madya yaitu Denpasar. Bali terkenal dengan apresiasi masyarakatnya yang tinggi terhadap karya seni, diantaranya: seni patung, seni pahat, seni lukis, seni musik dan tarian tradisional. Bali disebut juga Pulau Seribu Pura atau Pulau Seribu Candi, karena pura atau candi ditemukan di semua tempat, di pintu gerbang desa, di depan kantor-kantor pemerintah, bahkan di depan rumah penduduk.
Terlepas dari perkembangan dunia modern, namun masyarakatnya mampu menjaga kelestarian dan kelangsungan budaya, keyakinan dan tradisi mereka dalam keasliannya masyarakat Bali. Demikian juga berhubungan dengan pariwisata, Bali merupakan tujuan wisata paling utama dan paling diminati, keindahan alam di Bali dapat berupa pantai, pegunungan, danau dan masih banyak lagi.




B.     TUJUAN STUDY TOUR
Sasaran utama karya tulis adalah meningkatkan pengetahuan dan wawasan siswa-siswi SMA Negeri 1 Sukodono. Tujuan dari karya tulis antara lain:
1.      Untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang kesenian kebudayaan dan adat istiadat di Bali.
2.      Untuk melengkapi Tugas karya Tulis Bahasa Indonesia.
3.      Sebagai proses belajar mengajar semester genap untuk mengenal alam dan kebudayaan Indonesia khususnya bali.
4.      Sebagai sarana rekreasi dan refresing.
5.      Untuk merefresingkan otak, sebelum latihan ulangan semester genap dan ulangan semester genap atau ulangan kenaikan kelas.

C.    MANFAAT STUDY TOUR
Berdasarkan pengamatan yang dilakukan di Pulau Bali, maka siswa memperoleh manfaat, antara lain:
1.      Menambah wawasan tentang kebudayaan adat istiadat di Bali.
2.      Siswa dapat mengetahui dan mengenal berbagai obyek wisata di Bali.
3.      Siswa dapa mengetahui dan mengenal berbagai kekayaan alam.
4.      Memperoleh pengetahuan tentang keunikan di  Bali.
5.      Siswa dapat dengan mudah menyusun karya tulis study tour yang dilaksanakan di Bali.







BAB II
ISI

1.                  TANAH LOT
Pura Tanah Lot Bali, mungkin salah satu nama yang akrab bagi Anda dan juga mungkin telah untuk beberapa kali objek ini. Tanah Lot terlihat sedikit sepi mungkin karena bukan musim liburan, cuaca panas adalah kecil dan sangat terang, tapi hanya untuk melihat matahari terbenam.
Setelah mengunjungi sekali atau mungkin beberapa kali untuk sunset Tanah Lot yang terkenal sambil menikmati ini, apakah Anda tahu sejarah banyak tanah? Sebab Aku akan bercerita sedikit tentang banyak tanah kuil untuk menambah wawasan,
Pada saat kerajaan Majapahit tersebutlah seorang bernama Dang Hyang Nirarta Bhagawan Dwijendra atau Dang hyang. Dia dikenal dalam penyebaran agama hindhu ajaran dengan nama "Dharma Yatra", dan dapat dikenal ia sebut "Mr Semeru" atau guru dari semeru nama sebuah gunung di Jawa Timur. Pada saat ia datang ke Bali untuk berkuasa pada misinya di Bali pada saat itu adalah Raja Dalem Waturenggong yang menyambut dia dengan hormat. Dia menyebarkan agama yang ada di pelosok-pelosok pulau, disebutkan ketika ia menjalankan "Dharma Yatra" di Rambut Siwi, ia melihat cahaya suci dari tenggara dan menindaklanjuti sumber bahwa itu adalah air mancur. Tidak jauh dari tempat air mancur, ia menemukan tempat yang indah yang disebut "Gili Beo" (Gili artinya batu, Beo artinya burung) sehingga merupakan burung berbentuk ke batu. Berikut adalah tempatnya untuk bermeditasi dan untuk menyembah Allah pengguasa laut. Lokasi di mana ini ke batu di daerah termasuk desa Beraban, dan ia mulai menyebarkan pesan kepada penduduk desa Beraban, di mana desa dipimpin oleh seorang pemimpin suci yang disebut "Bendesa Beraban Sakti".

Sebelumnya dipegang doktrin desa Beraban momotheisme dalam waktu singkat banyak orang mengikuti ajaran Dang Hyang Nirarta Beraban yang kemudian membuat Bendesa Beraban sangat marah dan meminta para pengikutnya masih setia untuk drive ini Bhagawan suci. Dengan kekuatan yang dimiliki spiritual, Dang Hyang Nirarta melindungi diri dari serangan dengan bergerak ke batu Bendesa Beraban dari mana ia bermeditasi ke laut dan menciptakan banyak ular dengan selendang di sekitar batu itu sebagai pelindung dan menjaga tempat itu. Lalu ia memberi nama "Tengah Lot" berarti tanah di tengah Laut. Akhirnya Bendesa Beraban mengakui kekuatan spiritual dari kekuatan gaib dan Danghyang Nirarta, dan menjadi pengikut setia dan menyebarkan ajaran kepada penduduk lokal.Sebagai tanda penghargaan sebelum melanjutkan perjalanannya ke belati suci yang dikenal sebagai "Gajah Jaramenara / Ki Baru" untuk Bendesa Beraban.Kris saat ini disimpan di Puri Kediri kuningan diupacarai sangat sakral dan setiap hari raya.Upacara di tanah kuil banyak sekali setiap 210 hari bahwa "Buda Wage Langkir" sesuai dengan lunar kalender Bali.Salam damai dari Bali.

Tanah Lot adalah sebuah obyek wisata di Bali, Indonesia. Di sini ada dua pura yang terletak di atas batu besar.Satu terletak di atas bongkahan batu dan satunya terletak di atas tebing miring dengan Pura Uluwatu.Pura Tanah Lot ini merupakan pura laut tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut.Obyek wisata tanah lot terletak di Desa Beraban Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan, sekitar 13 km barat Tabana.Disebelah utara Pura Tanah Lot terdapat sebuah pura yang terletak di atas tebing yang menjorok ke laut.Tebing ini menghubungkan pura dengan daratan dan berbentuk seperti jembatan (melengkung).Tanah Lot terkenal sebagai tempat yang indah untuk melihat matahari terbenam (sunset), turis-turis biasanya ramai pada sore hari untuk melihat keindahan sunset di sini.
Dari tempat parkir menuju ke area pura banyak ditemui art shop dan warung makan atau sekedar kedai minuman. Juga tersedia toilet bersih yang harga sewanya cukup murah untuk kantong wisatawan domestik sekalipun.

Hari Raya Odalan atau hari raya di Pura ini diperingati setiap 210 hari sekali, sama seperti pura-pura yang lain. Jatuhnya dekat dengan perayaan Galuangan dan Kuningan yaitu tepatnya pada Hari Suci Buda Cemeng Langkir. Saat itu, orang yang sembahyang akan ramai bersemahyang di Pura ini.

2.                  TANJUNG BENOA
Tanjung Benoa, yang berlokasi bertetanggaan dengan kawasan wisata Nusa Dua ternyata memiliki daya tarik yang unik. Di tengah tenangnya lautan di kawasan pantai ini, ternyata membawa berkah.Tanjung Benoa berada di ujung tenggara pulau Bali dan bertetanggaan dengan kawasan Nusa Dua. Dapat ditempuh dalam 35 menit dari Kuta, 40 menit dari Sanur dan 20 menit dari Airport Ngurah Rai.
Tanjung benoa menjadi tempat yang sangat cocok untuk kegiatan watersport atau    olahraga air. Pantai di kawasan ini sangat tenang berbeda dengan di Kuta, Sanur atau Uluwatu sehingga menjadikan kawasan ini sebagai satu-satunya tempat untuk  permainan-permainan menyenangkan ini.
Olahraga air yang bisa dinikmati di sini diantaranya adalah jetski, parasailing, banana boat, scuba diving, snorkeling, Glassbottom plus kunjungan ke Turtle Island (pulau penyu) dan Flying Fish. Kegiatan biasanya dimulai di pagi hari sekitar jam 8 sampai dengan jam 12-an, karena setelah itu air akan surut dan Anda tidak bisa menikmati permainan-permainan lagi karena boatnya tidak bisa digunakan. Dengan instruktur-instruktur yang handal, akan memberikan jaminan keselamatan dan kenyamanan kita saat menikmati permainan di sini.

3.                  PANTAI KUTA
Kuta yang terletak di bagian selatan pulau Bali, merupakan salah satu cikal bakal perkembangan pariwisata Bali.Dulunya tempat ini merupakan perkampungan nelayan Bali dan seiring berkembangnya pariwisata Indonesia dan Bali khususnya, penduduk lokal mulai menyewakan rumah pribadi untuk disewakan sebagai tempat penginapan. Sekarang kawasan Kuta telah berkembang

menjadi ikon pariwisata Bali atau lebih dikenal dengan sebutan International city karena merupakan tempat bertemunya wisatawan dari seluruh dunia dan juga wisatawan local. Dilihat dari segi fasilitas Kuta memiliki fasilitas yang lengkap.Penginapan atau hotel, restoran, spa dan pendukung pariwisata lainnya banyak ter dapat di sini.
Pantai Kuta merupakan tempat wisata yang banyak dipilih untuk menghabiskan liburan selama di Kuta.Pantai dengan pasir putih ini dipilih sebagai tempat olahraga surfing dan juga sangat cocok untuk tempat bersantai sambil menantikan indahnya sunset pantai Kuta.Tidak salah ribuan wisatawan selalu memadati pantai ini.

4.                  KRISNA
Kami awali niat ini dengan langkah kecil dan bila anda juga ikut bergabung maka langkah kecil kami akan menjadi LANGKAH BESAR KITA.
“Ngapain Mahal Kalau Bisa Murah” Krisna Bali
Sekilas Cerita Krisna Bali:
KRISNA BALI berdiri untuk pertama kalinya pada tanggal 16 Mei 2007 dengan pendirinya bernama Bapak Gusti Ngurah Anom yang sekaligus owner dari COK KONFEKSI, salah satu pusat produksi baju kaos Bali. Dibawah manajemen Cok Konfeksi inilah bermula sehingga pada tahun 2007 berdirilah KRISNA BALI yang bertempat di Jalan Nusa Indah No 79 Denpasar-Bali.
Kini Krisna Bali telah hadir di 3 lokasi lain, yaitu di Jl. Nusa Kambangan dan yang satu lagi sangat mudah dijangkau di Jl. Sunset Road, Legian dan jalan Raya Kuta (dekat airport). Kalau lokasi di jl. Nusa Kambangan, cukup sulit akses ke sana karena sering macet, jalan masuk juga tidak terlalu besar apalagi pakai bus.

Krisna Bali memiliki koleksi yang lengkap mulai dari T-shirt yang lengkap dengan motif-motif khas Bali, souvenir, makanan dan lainnnya.
Lokasi di Jalan Sunset Road menjadikan Krisna Bali sangat mudah diakses.Fasilitas parkir super luas, karena seramai apapun, belum pernah liat penuh parkirnya.Bandingkan dengan Joger yang hampir tidak ada fasilitas parkirnya dan sering bikin area sekitar macet.Sekedar usul sih Joger sepertinya lebih bagus kalau mencari tempat nyaman kaya Krisna.
Fasilitas lain yang dimiliki Krisna Bali adalah ruang belanja yang nyaman, food court, refresh area dan lain-lain. Lengkap kan? Buat yang nunggu istri atau teman belanja, bisa menghabiskan waktu dengan makan dan minum atau duduk-duduk santai.
Salah satu toko krisna bertempat di pusat kota Denpasar, tepatnya di Jalan Nusa Kambangan 160A Denpasar. Lahan parkir yang luas, sarana belanja yang lapang serta berbagai fasiltas keasyikan berbelanja dapat kita temui disana.  Di tempat lain , di jl. Sunset Road Kuta, Krisna juga memiliki fasilitas parkir dan gedung yang lebih luas dari sebelumnya, sehingga menjadikan KRISNA BALI pusat oleh - oleh khas Bali terbesar di Bali. Harganya bagaimana? Memang masih di atas pasar Sukowati, tapi kalau ditambah ongkos transport dan capeknya anda jika ke Sukowati, semuanya akan terasa tidak jauh berbeda. Malah di krisna, anda bisa berbelanja lebih tenang, bersih dan bebas tawar menawar .

5.                  TARI BARONG
Tari Barong adalah tarian asal Bali yang menggambarkan pertarungan antara “Kebajikan” melawan “Kebatilan” dan rangda adalah yang maha dahsyat menggambarkan “Kebatilan” cerita tari Barong diantaranya sebagai berikut :

Gending Pembukaan
Barong dan kera sedang berada didalam hutan yang lebat, kemudian datang tiga orang bertopeng yang menggambarkan sedang membuat keributan dan merusak ketenangan di hutan.Mereka bertemu dengan kera dan akhirnya berkelahi, dimana kera dapat memotong hidung salah seorang dari mereka.


1.      Babak Pertama
Dua orang penari muncul dan mereka adalah pengikut-pengikut dari Rangda yang sedang mencari pengikut-pengikut Dewi Kunthi yang sedang dalam perjalanan untuk menemui patihnya.

2.      Babak Kedua
Pengikut-pengikut Dewi Kunthi tiba.Salah seorang pengikut Rangda berubah menjadi setan. (semacam Rangda) dan mamasukkan roh jahat kepada pengikut Dewi Kunthi yang menyebabkan mereka bisa menjadi marah. Keduanya menemui patih dan bersama-sama menghadap Dewi Kunthi.

3.      Babak Ketiga
Munculah Dewi Kunthi bersama anaknya Sahadewa dan Dewi Kunthi telah berjanji kepada Rangda untuk menyerahkan Sahadewa sebagai korban.Sebenarnya Dewi Kunthi tidak sampai hati mengorbankan anaknya Sahadewa kepada Rangda.Tetapi setan (semacam Rangda) memasuki roh jahat kepadanyayang menyebabkan Dewi Kunthi bisa menjadi marah dan berniat mengorbankan anaknya serta memerintahkan kepada patihnya untuk membuang Sahadewa ke dalam hutan.Dan patih inipun tak luput dari kemasukan roh jahat oleh setan ke dalam hutan dan mengikatnya di muka Istana Sang Rangda.

4.      Babak Keempat
Turunlah Dewa Siwa dan memberikan keabadian kepada Sahadewa dan keabadian itu tidak diketahui oleh Rangda, untuk mengkoyak-koyak dan membunuh Sahadewa tetapi tidak dapat dibunuhnya karena kekebalan yang dianugerahi oleh Dewa Siwa.
Rangda menyerah kepada Sahadewa dan memohon untuk diselamatkan agar dengan demikian dia bisa masuk surga, permintaan inipun dipenuhi oleh Sahadewa dan Sang Rangda mendapat sorga.


5.      Babak Kelima
Kalika adalah seorang pengikut Rangda menghadap sahadewa, penolakan ini menimbulkan perkelahian, dan kalika berubah rupa menjadi seekor babi hutan dan didalamnya pertarungan itu antara Sahadewa dengan babi hutan sahadewa mendapat kemenangan itu, dan babi hutan ini menjadi “Burung” tetapi tetap dikalahkan. Dan akhirnya Kalika (Burung) berubah rupa lagi menjadi Rangda.Oleh karena saktinya Rangda ini maka sahadewa tidak dapat dan akhirnya Sahadewa berubah rupa menjadi barong.
Karena sama saktinya maka pertarungan antara barong dengan Rangda ini tidak ada yang menang dan dengan demikian pertarungan dan perkelahian ini berlangsung terus abadi “Kebajikan” melawan “Kebatilan” kemudian muncullah pengikut-pengikut barong, masing-masing dengan kerisnya hendak menolong barong dalam pertarungan melawan Rangda. Mereka semua ini pun tidak berhasil melumpuhkan kesaktian Sang Rangda.

6.                  CENING BAGUS
“KARENA BERBAGILAH KITA KAYA
BUKAN MENUNGGU KAYA
LANTAS BERBAGI”
Berawal dari keprihatinan terhadap masih banyaknya anak anak bali yang terpinggirkan, khususnya dalam pendidikan, kesehatan dan kemiskinan, kami membentuk suatu yayasan yang bernama: YAYASAN CENING BALI.
Kata “Cening” berasal dari bahasa bali yang berarti anak anak yang disayang/dikasihi oleh orang tuanya. Karena sifat kasih yang terkandung dalam kata “Cening” inilah yang mengilhami kami untuk mengembangkan kasih itu tidak hanya pada anak anak kandung kita tapi juga anak anak tetangga, sahabat, keluarga, orang yang tidak kita kenal bahkan mungkin orang yang kita benci. Sebenarnya hal ini tidak begitu sulit untuk dipahami.
Salah satu caranya adalah dengan meresapi / merenungkan lebih dalam makna “Cening” ini sendiri. Sebagai hasilnya kita akan terbawa pada pemahaman yang lebih luas lagi. Pada akhirnya kita tidak saja akan mengucapkan cening ayu / cening bagus pada anak kandung kita tapi juga pada anak anak lainnya. Pada kondisi ini kami yakin anda akan terketuk untuk berbagi secara iklas bukan barbagi supaya disebut baik hati, bukan pula berbagi agar mendapat imbalan tapi benar benar berbagi karena dorongan hati sebagai akibat tumbuhnya kasih yang lebih luas. Dan kami yakin andapun akan berujar cening ayu / cening bagus pada anak anak tetangga.
7.                  MESEUM RENON
Museum Renon atau bisa disebut dengan Museum Perjuangan rakyat Bali.Museum tersebut merupakan tempat wisata dimana pertama kali yang saya kunjungi ketika tiba di Bali.Monumen ini didirikan pada tahun 1980 yakni dari ide Dr. Ida Agus Mantra yang mana saat itu adalah Gubernur Bali.Ide itu di keluarkan tentang museum dan monument untuk perjuangan rakyat Bali.
Lalu pada tahun 1981 diadakan sayembara desain monument di menangkan oleh Ida Bagus Yadnya, mahasiswa arsitektur Fakultas Teknik Universitas Udayana.Lalu pada tahun 1988 merupakan peletakan batu pertama dan baru selesai kurang lebih 13 tahun pembangunan monument selesai.Tahun 2001, bangunan fisik monument telah selesai.Kemudian pengisian dan penataan lingkungan monument dilakukan.Dan di buka secara umum pada bulan Juni 2003 dilakukan oleh Presiden RI yakni Ibu Megawati Soekarnoputri.
Monument terletak di kawasan lapangan Renon dan menarik perhatian bagi semua orang karena tempatnya terawatt dan menara yang tinggi sertaarsitektur khas Bali yang menakjubkan. Lokasi ini di depan gedung Kantor Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Bali di lapangan Renon Nitimandala. Tempatdimana pertempuran para rakyat Bali melawan pasukan penjajah.Perang ini disebut dengan “Perang Puputan”.Dan monument ini didirikan untuk menghormati para pahlawan dan penghormatan atas perjuangan rakyat Bali.
8.                  PASAR SUKOWATI
Pasar Seni Sukawati Gianyar Bali merupakan tempat dijualnya barang-barang seni khas Bali sehingga cocok dijadikan oleh-oleh Bali untuk teman, saudara, atau sanak keluarga kita. Barang-barang yang dijual cukup menarik dan harganya pun miring. Mulai dari sandal manik-manik, celana pendek khas Bali,  pakaian,  batik,  tas, lukisan,  patung kayu, bed cover,  alat-alat rumah tangga sampai pernak-pernik dan perhiasaan dijual disini.
Bagi yang punya keahlian menawar, disini jangan takut menawar, penjual tidak akan marah kalau kita menawar dengan harga rendah. Sepasang sandal manik-manik kalau kita pandai menawar bisa kita beli seharga sepuluh ribu rupiah. Bahkan dalam tawar menawar disarankan untuk menawar sepertiga dari harga jual….wow…
Pasar Seni Sukawati ini terletak di daerah Gianyar tidak jauh dari daerah Ubud, waktu tempuh 1 jam dari Kuta atau 1,5 jam dari Bandara Ngurah Rai Bali dengan perjalanan darat.
Bila merasa kurang puas dengan harga yang sedang dinegoisasi, jangan takut untuk meninggalkan si penjual. Selama harga tersebut masih menghasilkan untung bagi si penjual, pasti kitaakan dipanggil kembali. Barang yang paling laku biasanya sandal, pakaian, dan barang-barang seni khas Bali.

Kalau mau belanja, sebaiknya pagi hari.Karena pada pagi hari sekitar pukul 08.00–10.00, para penjualnya baru selesai sembahyang. Nah menurut kepercayaan mereka, apabila berhasil jualan di pagi hari, maka akan mendatangkan kelarisan untuk jam-jam kedepannya. Hal ini biasa disebut sebagai “Penglaris”.
Pasar Seni Sukawati telah berdiri dari tahun delapan puluhan (80-an).Buka jam delapan pagi sampai jam enam sore.Kecuali hari Galungan dan Nyepi, Pasar Sukawati buka setiap hari dan biasanya ramai pada hari Minggu atau hari libur.
Pasar ini mudah dijangkau karena teletak di jantung kota dibandingkan dengan Pasar Seni Sukowati yang menjauhi kota Denpasar sekitar 20 km. Jika kita berlibur di Bali memang hampir terdapat disepanjang jalan yang kita lalui. Display kerajinan yang dapat dari jalan menunjukkan barang apa yang dapat kita peroleh. Pemandangan seperti ini lazim kita jumpai sewaktu kita menyusuri jalanan ramai di Kuta, daerah tenang di Sanur, ataupun ketika berada di Ubud yang tentram.
Jika Anda menginginkan beberapa jenis kerajinan, untuk menghemat waktu tak ada salahnya jika langsung datang ke art shop atau pasar seni yang lengkap dalam menyediakan aneka kerajinan Bali, belum lengkap rasanya bila belum mengujungi pasar Seni Sukowati.

9.                  PANTAI SANUR
Pantai Sanur adalah salah satu pantai yang menarik di pulau Bali. Letaknya 6 kilometer dari pusat kota Denpasar. Kalau dari Kuta, jaraknya sekitar 15 km ke arah timur.Pantai berpasir putih dan lembut ini terbentang sepanjang tiga kilometer dari utara ke selatan dengan garis pantai menghadap ke timur.Karena itulah gerakan matahari terbit terlihat dengan jelas dari pantai ini.



Kawasan pantai Sanur merupakan alternatif bagi para wisatawan yang kurang menyukai suasana hiruk semacam Kuta, Legian dan Seminyak. Di Sanur, ketenangan dan kenyamanan jauh lebih terasa. Namun, dibandingkan dengan Kuta, tarif hotel di kawasan Sanur umumnya relatif lebih mahal.
Kawasan Sanur sendiri mulai dikenal sebagai kawasan wisata Bali sejak berdirinya hotel Bali Beach (sekarang Inna Grand Bali Beach).Inilah hotel besar pertama di Bali.Sejak saat itu, pantai Sanur semakin ramai di kunjungi oleh wisatawan.Sekarang, pantai Sanur menjadi kawasan rekreasi bukan hanya bagi wisatawan, tetapi juga bagi penduduk Denpasar terutama di hari Minggu atau hari-hari libur lainnya.
Pantainya yang bersih dan ombaknya yang berdebur jauh di tengah, membuat pantai Sanur menjadi tempat yang menyenangkan untuk berenang, bermain kano, atau snorkeling. Tidak perlu mahir berenang, Anda bisa nyemplung ke air laut yang menjangkau bibir pantai.Soalnya, kedalamannya cuma setinggi dada orang dewasa.Tapi kalau tetap khawatir, Anda bisa menyewa pelampung yang disediakan di tepi pantai dengan tarif Rp. 5.000.
Jika ingin bermain kano, Anda juga dapat menyewanya di tepi pantai. Tarif sewanya Rp. 10.000.Begitu juga peralatan snorkeling dengan tarif sewa sebesar Rp. 25.000.
Kawasan Sanur dapat dicapai dengan mudah dengan kendaraan apa pun. Dari Kuta Anda dapat menjangkaunya melalui jalan by pass yang lebar dan mulus.Pantai Sanur sendiri merupakan tempat keberangkatan dan kedatangan jika Anda mau berwisata ke Nusa Penida.
Dibanding Kuta, di kawasan Sanur terdapat lebih banyak hotel berbintang yang memiliki fasilitas lengkap. Bahkan, sebagian dari hotel mewah tersebut “memiliki” private beach di area belakang. Selain hotel,  di Sanur juga terdapat banyak villa dan resort dengan suasana yang sangat tenang dan nyaman. Tentu dengan harga yang menawan juga.

Di sekeliling kawasan, banyak berderet kios yang menjual barang kerajinan seperti baju, kain, kalung, gelang, sandal, topi dan pernak-pernik lainnya.Harganya nggak terlalu mahal.
Di Sanur terdapat banyak kafe dan restoran yang menawarkan berbagai macam menu dengan cita rasanya masing-masing.Berbagai restoran cepat saji juga terdapat di sini.
Seperti di Kuta, di kawasan Sanur juga terdapat banyak tempat penyewaan kendaraan dari mobil, motor hingga sepeda, dengan tarif yang hampir sama dengan yang berlaku di Kuta.

10.              SANGEH
Taman Wisata Alam Sangeh, mungkin memang belum banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia, padahal Sangeh terletak di sebuah pulau terkenal di Indonesia yaitu Bali. Taman Wisata Alam Sangeh terletak di Desa Sangeh, Badung, Bali, sekitar 20km dari Denpasar.
Taman Wisata Alam Sangeh memiliki pesona wisata hutan yang banyak dihuni oleh ratusan kera.Kera-kera Sangeh dahulu memang dikenal sangat liar dan seringkali mengganggu para pengunjung. Kera Sangeh juga dikenal sangat jahil, karena seringkali mengambil barang-barang pengunung yang akan dikembalikan bila kera-kera tersebut diberi sepotong makanan. Namun sekarang kera Sangeh tidak lagi seliar dan sejahil dahulu, karena sekarang kera-kera tersebut telah diurus dengan baik.
Kera Sangeh juga memiliki beberapa kelompok yang masing-masing kelompok memiliki satu pemimpin. Namun kelompok-kelompok tersebut memilki pimpinan teringgi atau bisa dibilang raja dari seluruh raja kera yang ada di

Sangeh.Pemimpin tertinggi ini berdiam ditempat yang paling luas di.Ditempat raja kera ini tinggal terdapat sebuah Pura Yang sangat terkenal kesakralannya yaitu Pura Bulit Sari.
Entah bagaimana caranya, pemimpin kera dipilih karena memiliki kekuatan dan kharisma yang sangat luar biasa.Bahkan mereka memiliki hak-hak yang lebih dibanding kera lainnya, seperti saat mengawini kera betina atau saat mendapat jatah makanan. Bisanya raja kera akan mendapat jatah pertama sampai ia puas, sebelum memberikan jatah tersebut pada kera-kera lain.
Sebagian besar kawasan hutan wisata ini, menjadi tempat bermukim kera, hanya sebagian kecil saja yang dimanfaatkan para pengusaha untuk membuat beberapa kios tempat menjual beraneka ragam cinderamata.
11.              JOGER
Bagi anda yang sudah pernah berkunjung ke Bali, pasti tidak asing mendengar kata JOGER. Ya, salah satu pusat oleh-oleh atau tempat wisata belanja di Bali ini memang unik.Joger dahulu hanyalah sebuah toko atau sejenis galeri yang menjual berbagai barang-barang seni dan batik dengan nama toko "Art & Batik Shop Joger.Namun kini Joger menjelma sebagai salah satu tempat wisata belanja yang wajib dikunjungi bila anda ke Bali.
Kata Joger diambil dari perpaduan dari nama sang pemilik yaitu Joseph Theodorus Wulianadi dengan sahabat karibnya yang bernama Mr.Gerhard Seeger dimana yang huruf E-nya dibaca seperti kata "Enak" atau pada kata "Ekonomi".Toko Joger pada awalnya lahir pada tanggal 19 Januari 1981 dengan bantuan dari si sahabat karib yang menghibahkan uang sebesar US$ 20.000 sebagai hadiah pernikahan si pemilik Joger sekarang yaitu Joseph Theodorus Wulianadi.

Dulu Joger dikenal dengan embel-embel Pabrik Kata-kata Joger, entah mulai kapan slogan itu berganti menjadi Pusat Tolah-Toleh Khas Bali.Lokasinya yang mudah dijangkau yaitu di Jl.Raya Kuta (tanpa nomor) dekat dengan bandara Ngurah Rai, membuat Joger sangat dikenal baik wisatawan lokal maupun mancanegara.Bahkan sebagian orang bilang "tidak ke Bali namanya jika tidak membawa oleh-oleh dari Joger".
Di Joger Barang yang dijual pun beraneka ragam bahkan banyak yang unik.Selain T-Shirt sebagai komoditi utamanya, topi, tas, gantungan kunci, sandal, ada juga barang-barang unik yang mungkin tidak ada ditempat lain misalnya jam mundur, sandal raksasa, dan lainnya.Dari segi bangunan memang joger tidak terlalu luas dan tidak jarang sering menimbulkan kemacetan disana karena banyaknya mobil atau motor yang ingin berbelanja disana.
Untuk parkir motor digratiskan, kalau mobil saya kurang tahu.Sebelum memasuki area dalam toko kita akan diperiksa barang bawaan beserta tubuh kita dengan Metal Detector dan X-Ray layaknya hotel bintang lima, tapi maklum di Bali akhir-akhir ini sering menjadi sasaran teroris.Masuk ke dalam kita akan melihat banyak produk seperti sandal, tas, pernak-pernik buat anak kecil, hiasan-hiasan meja dan sejenisnya.
Agak kedalam kita memasuki ruangan selanjutnya, dengan dipisahkan sebuah kolam ikan mini dan baju kita akan ditempeli sticker yang bertuliskan VIP, kita bisa menikmati ruangan selanjutnya yang berisi mayoritas kebutuhan sandang, baik berupa celana, baju, T-Shirt, topi, jaket, tas yang harganya relatif lebih mahal dari ruangan yang pertama.Di ruangan ini juga terdapat ruangan khusus untuk memajang barang-barang super mahal dan ruangan untuk barang-barang khusus anak-anak.


Keunikan lainnya di Joger adalah kita akan mendapatkan diskon 10%, bila kita waktu belanja bertepatan dengan tanggal ulang tahun kita.Didalam sana anda akan sering mendengar slogan Joger terbaru yaitu "Belanja Tidak Belanja Tetap Thank You".Mohon diperhatikan juga bila anda berbelanja disana pada waktu Peak Season agar lebih hati-hati dengan barang bawaan anda karena pada saat-saat itu Joger dipenuhi para wisatawan yang ingin berbelanja bahkan untuk jalan pun sangat sulit karena penuh sesak.Jadi jika anda ingin berbelanja di Joger, siapkan kantong anda yang tebal karena sesampainya disana anda pasti akan ingin membeli semua yang ada.
Kalau anda sudah pernah ke Bali, tapi belum pernah ke tempat yang terkenal ini.Berarti ada yang belum lengkap dengan jalan-jalan anda di Bali. Ya, Joger kini telah menjadi pilihan banyak wisatawan lokal yang sedang berlibur di pulau cantik ini.Joger : pabrik kata-kata. Tidak salah memang banyak orang menyebutnya begitu. T-shirt yang diproduksi Joger memang berisi kata-kata yang lucu, “nyeleneh”, nakal dan membuat orang menjadi penasaran akan maknanya. Kenapa namanya Joger sih? Menurut pemiliknya, Joseph Theodorus Wulianadi, yang cukup lama tinggal di Bali dan pernah berprofesi sebagai tour guide ini, nama Joger diambil dari gabungan namanya sendiri dan sahabatnya “Gerard”. Modal untuk memulai usaha ini didapat dari hadiah pernikahan Bapak Joseph di tahun 1981 dari Bapak Gerard.Kini tiap musim liburan atau minggu, toko          T-shirt yang satu ini selalu ramai dan bikin macet kawasan jalan Raya Kuta, belakang Supernova. Oh ya letaknya itu sangat strategis dekat dengan pusat keramaian Kuta, cuma kadang-kadang masalahnya parkir mobil yang susah, apalagi kalau musim liburan. So, tertarik untuk membawa pulang oleh-oleh dari Joger?Jangan lewatkan jalan-jalan anda di Bali tanpa ke Joger.






12.               BEDUGUL
Bedugulmerupakan salah satu tempat/objek wisata Bali yang menawarkan keindahan alam pegunungan dan danau.Tempatnya yang tinggi membuat daerah ini selalu diselimuti kabut dan berhawa dingin. Daerah Bedugul adalah bagian dari kabupaten Tabanan dan berjarak kurang lebih 70 km atau 2,5 jam dari Bandara Internasional (Airport) Ngurah Rai.
Bedugulmerupakan salah satu tempat/objek wisata Bali yang menawarkan keindahan alam pegunungan dan danau.Tempatnya yang tinggi membuat daerah ini selalu diselimuti kabut dan berhawa dingin. Daerah Bedugul adalah bagian dari kabupaten Tabanan dan berjarak kurang lebih 70 km atau 2,5 jam dari Bandara Internasional (Airport) Ngurah Rai. Ada beberapa tempat/objek wisata yang sayang sekali untuk dilewatkan, apa saja itu?
1. Objek wisata Danau Beratan
Danau Beratan merupakan salah satu objek wisata di Bedugul yang sayang kalau Anda lewatkan.Cuaca yang sejuk di siang hari membuat Anda merasa nyaman untuk menikmati pemandangan di sekeliling danau Beratan.Untuk menikmati pemandangan di sekeliling danau, Anda bisa menyewa kapal boot dan sampan.Sangat cocok bagi Anda dan keluarga atau bersama pasangan Anda untuk menikmati keindahan alam di sekitar danau Beratan.
Danau Beratan terletak di kawasan Bedugul, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.Berada di jalur jalan provinsi yang menghubungkan Denpasar – Singaraja serta letaknya yang dekat dengan Kebun Raya Eka Karya menjadikan tempat ini menjadi salah satu andalan wisata pulau Bali.Disamping mudah dijangkau Danau Beratan juga menyediakan beragam pesona dan akomodasi yang memadai.

Di tengah danau terdapat sebuah Pura yaitu Pura Ulun Danu yang merupakan tempat pemujaan kepada Sang Hyang Dewi Danu sebagai pemberi kesuburan.
2. Objek Wisata Kebun Raya Eka Karya Bedugul Bali
Surga…itulah kesan pertama ketika Anda menginjakkan kaki di Kebun Raya Eka Raya. Rasa penat, capek, stres, atau rasa beban berangsur-angsur akan hilang bila sudah memasuki area kebun raya Eka Karya ini. Lokasinya tidak jauh dari Danau Beratan, sekitar 2 km. Jarak tempuh sekitar 2 jam atau 70 km dari Denpasar atau 40 km dari Singaraja dengan perjalanan darat. Untuk masuk ke wilayah kebun raya Eka Karya, Anda akan dikenakan tarif. Berdasarkan PP RI No. 75/2007, tarif masuknya adalah :
1. Tiket pengunjung/orang  :  Rp. 7.000,-
2. Tiket parkir roda 2  :  Rp. 3.000,-
3. Tiket parkir roda 4  :  Rp. 6.000,-
4. Tiket parkir roda 6  :  Rp. 12.000,-
5. Tiket mobil masuk  :  Rp. 12.000,-
Tarif sudah termasuk asuransi PT. Jasaraharja Putera dan kontribusi ke Pemda Tabanan.
Kebun ini didirikan pada 15 Juli 1959, pada awalnya Kebun Raya Eka Karya Bali hanya diperuntukkan bagi tumbuhan jenis coniferae.Seiring dengan perkembangan dan perubahan status serta luas kawasannya, kebun yang berada pada ketinggian 1.250 – 1.450 mdpl ini kini menjadi kawasan konservasi ex-situ bagi tumbuhan pegunungan tropika Kawasan Timur Indonesia. Luas kawasan Kebun Raya semula hanya 50 ha, tetapi saat ini luas kebun raya menjadi 157,5 ha.

BAB III
PENUTUP

A.    KESIMPULAN
Dengan reputasi sebagai salah satu dari obyek wisata terindah dan terkenal di Asia, Bali menarik hampir 1.000.000 pengunjung tiap tahun dari seluruh dunia. Keadaan geografis Pulau Bali terletak antara dua pulau yaitu Jawa dan Lombok, dan Bali hanya merupakan pulau kecil di Indonesia tetapi memiliki sejuta keindahan yang tak dimiliki oleh pulau lain.
Kehidupan di Bali sangat erat dengan perkumpulan.Desa-desa, petani dan suatu kesenian yang kreatif dalam komunitas yang jelas, meskipun pemerintah daerah sangat peduli masalah pendidikan, kesehatan, rumah sakit dan sederhana, dimana akar kebudayaan masyarakat Bali selama berabad-abad lalu sebagai pedoman.
Sebagian besar masyarakat Bali beragama Hindu, kepercayaan mereka sangat berbeda dengan kepercayaan Hindu yang berkembang di India.Mereka memiliki sistem kasta, tetapi ada sentuhan dan aliran yang dilaksanakan pemerintah dengan tanpa kasta.Meskipun masyarakat Bali mempercayai Hindu tri tunggal yaitu Brahma, Shiva dan Wisnu.Itu semua merupakan aliran dari Dewa tertinggi Sanghyang Widhi. Dewa-dewa masyarakat India lain seperti Ganesh (Gajah – Dewa tertua) selalu dipuja dan banyak dewa yang lain serta roh-roh yang dipercayai masyarakat Bali.
Semua keunikan budaya Bali tersebut yang membuat suatu gebrakan baru dalam dunia pariwisata sebagai ajang tontonan sekaligus mampu menggugah jiwa para seniman untuk mengekspresikan karya-karyanya dengan keindahan Pulau Bali sebagai obyek yang sempurna.





B.     SARAN
Dalam setiap melakukan sesuatu, pasti ada kekurangan dan kelebihan tersendiri. Begitu juga saat study tour dan saat peenulisan laporan study tour ini. Penyusun sangat senang dan puas setelah mengunjungi obyek wisata yang ada di Bali secara langsung yang biasanya hanya dapat di saksikan di layar televise. Tetapi ada beberapa kritik dan saran dari para siswa peserta study tour, antara lain:
1.      Sebaiknya setiap guru pembimbing supaya lebih tegas dalam member tahu informasi kepada para siswa, supaya tidak mengulur-ulur waktu dan tidak banyak waktu yang terbuang untuk hal-hal yang tidak penting.
2.      Antara siswa dengan biro kepariwisataan lebih di tingkatkan agar siswa lebih paham.
Bagi pemerintah Provinsi Pulau Bali, dengan adanya obyek wisata yang semakin maju, maka diharapkan dapat memberikan manfaat dalam perannya sebagai sumber devisa Negara. Adapun saran-saran yang disampaikan oleh penulis adalah sebagai berikut :
1.      Membangun fasilitas-fasilitas umum yang lebih dekat dengan obyek wisata sehingga mempermudah para pengunjung untuk menjangkaunya.
2.      Untuk kemajuan obyek-obyek pariwisata diharapkan adanya kerja sama yang baik antara biro wisata dengan pengelola tempat-tempat wisata.










LAMPIRAN
A.                JADWAL KEGIATAN
Jadwal Study Tour de Bali
1.      Hari Pertama   : Sabtu, 10 Maret 2012 (Sragen – Ketapang)
08.00-09.00     : Persiapan berangkat di SMA Negeri 1 Sukodono.
09.00-12.00     : Perjalanan menuju ke Nganjuk, mampir di RM. Nirwana.
12.00-13.00     :Sholat Dzuhur dan makan siang di RM. Nirwana  Nganjuk.
13.00-01.30     : Perjalana menuju Ketapang, mampir makan malam di RM. Bromo Asri Probolinggo.

2.      Hari Kedua     : Minggu, 11 Maret 2012 (Ketapang – Denpasar Tour)
01.30-03.00     : Menyeberang dari Ketapang ke Gilimanuk.
03.00-06.00     : Perjalanan menuju tempat Translit Tanah Lot.
06.00-09.00     : Mandi pagi, Makan pagi dan wisata di Tanah Lot.
09.00-11.00     : Perjalanan menuju ke Tanjung Benoa.
11.00-13.00     : Wisata di Tanjung Benoa dan makan siang di Tanjung Benoa.
13.00-15.00     : Perjalanan menuju ke Pantai Kuta.
15.00-18.00     : Wisata di Pantai Kuta dan belanja di Krisna.
18.00-19.00     : Perjalanan menuju ke Hotel.
19.00-04.00     : Cek Inn Hotel malam pertama, makan malam, acara bebas


3.      Hari Ketiga     : Senin, 12 Maret 2012 (Denpasar Tour)
05.00-07.30     : Bangun, sholat subuh,  mandi dan makan pagi di Hotel.
07.30-08.30     : Perjalanan menuju ke Putra Barong.
08.30-11.00     : Menikmati Tari Barong.
11.00-11.30     : Menuju ke Cening Bagus.
11.00-13.00     : Studi Kewirausahaan dan makan siang di Cening Bagus.
13.00-14.00     : Perjalanan menuju ke Pasar Sukowati dan Museum Renon
14.00-16.00     : Wisata di Pasar Sukowati dan Museum Renon.
15.00-16.30     : Perjalanan menuju ke Pantai Sanur.
16.30-17.30     : Wisata di Pantai Sanur.
17.30-19.00     : Perjalanan menuju Hotel.
19.00-23.00     : Cek Inn Hotel, makan malam dan acara hiburan organ tunggal.

4.      Hari Keempat  : Selasa, 13 Maret 2012 (Denpasar – Bedugul Tour)
04.00-06.30     : Sholat, mandi, makan pagi dan Cek Out dari Hotel.
06.30-07.30     : Perjalanan menuju ke Sangeh.
07.30-08.30     : Wisata di Sangeh.
08.30-09.00     : Perjalanan menuju ke Joger.
09.00-1030      : Belanja-belanja di Joger.
10.30-11.30     : Perjalanan menuju Danau Baratan Bedugul.


11.30-13.00     : Wisata di Danau Bedugul dan makan siang.

13.00-16.30     : Perjalanan menuju ke Gilimanuk.
16.30-17.30     : Menyeberang menuju ke Ketapang.
17.30-18.00     : Perjalanan menuju RM. Chen-Chen/ Grafika Ketapang.
18.00-19.30     : Makan malam di RM. Chen-Chen/ Grafika Watudodol.
19.30-08.30     : Perjalanan pulang menuju SMA Negeri 1 Sukodono.

5.      Hari Kelima     : Rabu, 14 Maret 2012 (Back to Sragen City)
10.00               : sampai di SMA Negeri 1 Sukodono.













B.                 TANJUNG BENOATANAH LOTDOKUMENTASI








http://paketbali.files.wordpress.com/2008/11/bedugul.jpgKRISNA




http://farm4.static.flickr.com/3043/2884794118_4a92368993.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAGPiTOseBaH7WUDV-2_35YkqvdGUvuOQTV4JsXfmbjuCNE-tiP3YR3e1aD-r2jgN8HY644ep9HTnwFEczVmsDL7bRPxhqMRckRNjzpXxqB84Sl4Cu_AdgufJP3M3aS_LPp8v-OKhFgCc/s1600/gg.jpg
Danau Beratan